Kenapa Harus Baca Komik Lookism?

Dunia hiburan korea selatan terus berkembang dan telah memenangkan banyak hati para penikmat hiburan di dunia. Tak kalah dengan jepang yang terkenal dengan manga nya, Korea pun tak ingin kalah. Kenyataannya banyak komik korea selatan yang juga memiliki penggemar khususnya di Indonesia.

Salah satu yang cukup terkenal dan fenomenal adalah komik ‘Lookism’. Para pengguna Line ataupun Webtoon pasti tahu apa itu komik Lookism.

Lookism sendiri pertama kali muncul di aplikasi Naver Webtoon (Korea) pada tahun 2014. Setahun setelah itu barulah komik ini juga muncul di Line Webtoon versi Indonesia di tahun 2015. Komik ini pun ternyata langsung popular dan hal tersebut bahkan tak di duga oleh sang creator Park Tae-Joon.  Namun ternyata Lookism cukup popular hingga di Amerika Serikat dan beberapa negara Asia yang lainnya.

Jika di pikirkan Lookism sendiri sebenarnya tidak seimajinatif komik komik Jepang yang rata rata penggambarannya sangat di luar nalar.

Lookism sendiri muncul dengan konsep manusiawi yang menunjukkan kehidupan sehari-hari seorang remaja bertubuh agak gemuk bernama Park Hyeong Seok. Dirinya selalu di bully oleh orang orang sekitarnya karena bentuk tubuh nya dan wajahnya yang buruk.

Dengan latar belakang tempat sekolah , rumah dan jalanan. Lookism hadir dengan konsep problematika social masyarakat yang kita dengar dan lihat.

Kenapa Harus Baca Komik Lookism?

Korea Selatan Dan Komik Lookism Miliknya

Lookism adalah komik  dengan paket lengkap yang akan membuat para pembacanya semakin penasaran saat tahu pahwa Park Hyeong  Seok yang gemuk ternyata memiliki satu tubuh lagi yang jauh berbeda yakni berwajah tambah, tubuh atletis dan tinggi semampai.

Dengan cerita imajiner manusia memiliki dua tubuh inilah Lookism pun berkembang menjadi cerita panjang yang berhasil membius para penggemarnya yang selalu penasaran setiap episode nya.

Ketika membaca episode kita akan melihat berbagai aktivitas kekerasan terutama bullying yang sangat dominan.

Bahkan konten kreatornyapun juga mengakui hal itu. Dirinya menghimbau agar para pembaca tidak terlalu berharap pada adegan halus yang sopan. Terdapat adegan merokok, cewek pakaian ketat dan seksi, hingga adegan pertengkaran seperti tinju dan tending-tendangan hingga berdarah-darah.

Lookism ini memang sengaja di buat untuk menunjukkan kondisi social masyarakat modern yang sebenarnya kondisinya saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Tidak hanya itu, tokoh-tokoh di komik ini juga rata rata diambil di dunia nyata. Contohnya, Vasko, DG, Zin dan juga Jay. Mereka adalah tokoh fiksi yang ada di kehidupan.

Dari segi penggambarannya, memang komik Korea berbeda dengan Jepang. Namun demikian, Lookism bisa dibilang memiliki memiliki gaya yang unik dan berbeda.  Sebagaimana komik komik pada umumnya lookism juga memiliki karakter-karakter yang memiliki nilai sejarah yang patut di favoritkan.

Tidak hanya tentang tokoh utama Park Hyeong Seok yang paling di favoritkan, ada juga Yohan, Jin Ho Bin, Zin, Janghyun serta karakter lain yang juga punya karakter yang kuat.

Didalam Lookism juga tidak hanya berpusat pada Park Hyeong Seok saja namun juga ada cerita kuat mengenai gangster kuat yaitu God Dog, Big Deal, Hostel, IL Haehwe. Jalan ceritanya yang sangat intens selalu berhasil membuat para pembacanya terhanyut dan terus menerus ingin membacanya.

Konflik di tiap chapter yang terjadi antara tokoh satu dan tokoh lainnya pun sellau di balut dengan berbagai pesan dan gambaran permasalahan social yang sebenarnya. Itulah kenapa ketika membacanya terasa lebih semangat.

Setiap episode seperti mengisahkan secara lengkap, menggambarkan cerita sekaligus memberikan pesan yang relate dengan kehidupan social sesungguhnya. Contoh dalam sebuah episode, Lookism menceritakan tentang betapa memilukannya konsisi yang dialami oleh korban pembullyan. Di lain episode, Park Tae Joon akan menceritakan bagaimana kondisi ekonomi yang miskin merupakan mimpi buruk bagi orang orang yang hidup di tengah zaman yang modern. Bahkan di beberapa part yang lain, ada pula cerita mengenai perdagangan manusia, pelecehan seksual, dan kekerasan terhadap wanita, bahkan body shaming, insecurities dan masih banyak lainnya.

Namun tak hanya menunjukkan adegan kekerasan dalam bentuk perkelahian saja, di dalam komik ini juga terdapat kisah cinta yang tak kalah romantic . Bahkan dengan di bumbui berbagai aksi heroic dalam kisah cintanya, membuat komik ini makin di minati oleh banyak pembaca setia komik

 

Leave a Reply